Ditinggal Liburan, Ponpes Al-Qurniyah Bengkulu Selatan Terbakar
Bengkulu Selatan, Siberbengkulu.co -- Satgas pemadam kebakaran setelah menerima laporan terjadinya kebakaran di Ponpes Al-Qurniyah Bengkulu Selatan Sabtu, (16/12/2023) sekitar pukul 12:34 WIB, seketika petugas menuju lokasi untuk memadamkan kebakaran. 3 unit mobil operasional, 2 unit motor roda tiga DAMKAR serta 40 Satgas DAMKAR BS dikerahkan untuk memadamkan kebakaran.
Operasi pemadaman ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP dan DAMKAR BS Erwin Muchsin,S.Sos, dan turut ke lokasi Sekda BS Sukarni,M.Si, Kabid DAMKAR Anas Hanafi, SE, Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Jumpatlas Mei Warsito, Kasi Pengadaan dan Pemeliharaan Sarpras Yoandes Viktoriansyah SE.
Menurut informasi dari pemimpin Ponpes Al-Qurniyah Miki Supriyanto, asrama dalam keadaan kosong, para santri sudah pada balik semua. Tempo 1,5 jam api berhasil dipadamkan oleh pihak Damkar. Selanjutnya dengan proses pencarian api yang tersembunyi pada bangunan.
Penyebab kebakaran karena korsleting listrik, asrama terbakar 75%. Tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia, kerugian diperkirakan ± Rp. 250 juta. Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan aman, pukul 14.00 Wib, satgas kemudian kembali ke Pos Padang Panjang.
Kepala Kasatpol PP dan DAMKAR BS Erwin Muchsin,S.Sos menuturkan, bahwa telah melaksanakan pemadaman api terbakarnya Ponpes gedung Al-Qurniyah diduga korsleting listrik dimana pemadaman api mengerahkan mobil Damkar dan petugas Damkar.
"Ponpes Al-Qurniyah terbakar, berdasarkan informasi yang kami peroleh Damkar berhasil memadamkan api dengan tempo 1,5 jam baru berhasil dipadamkan. Setelah dilakukan pemadam kebakaran, petugas kembali ke Posko Padang Panjang," pungkas Erwin kepada awak media, Sabtu (16/12/2023).
Sementara itu, Sekda Bengkulu Selatan (BS) Sukarni M.Si atas nama pemerintah kabupaten turut perihatin atas telah terjadinya kebakaran di Ponpes Al-Qurniyah, dan musibah ini jadikan pembelajar untuk selalu waspada terutama yang berkaitan dengan arus pendek listrik. Sebab lalai rawan kebakaran.
"Sekarang cuaca di Bengkulu Selatan mulai kembali panas dan warga untuk selalu waspada terhadap api, dan jangan sembarangan membakar sampah atau yang lainnya karena sangat muda berdampak akan terjadi hal yang tidak dikehendaki," demikian Sukarni.
Editor: Arif Dwi Septian
Reporter : Aan Ade
- 250034 views
