Skip to main content

Forum Konsultasi Publik RKPD Bengkulu Selatan 2026 Diharapkan Dapat Libatkan Masyarakat dalam Proses Pembangunan

Forum Konsultasi Publik RKPD Bengkulu Selatan 2026 Diharapkan Dapat Libatkan Masyarakat dalam Proses Pembangunan

 

Bengkulu Selatan, Siberbengkulu.co -- Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar Forum Konsultasi Publik untuk membahas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pola Bappeda Litbang dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin S.Sos. 

Forum ini bertujuan untuk membuka ruang bagi masyarakat guna memberikan pandangan dan masukan terkait perencanaan pembangunan daerah. Rifai Tajuddin dalam sambutannya menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan. 

"Kebijakan dan program pembangunan yang baik harus mempertimbangkan berbagai sudut pandang dan kepentingan masyarakat. Melalui forum ini, kami berharap dapat menerima masukan dari berbagai pihak mengenai hal-hal yang mungkin belum mendapat perhatian atau belum dioptimalkan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Bengkulu Selatan, Fikri Aljauhari S.STP. MM, menjelaskan bahwa RKPD Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2025 disusun dengan merujuk pada berbagai peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

"RKPD Tahun 2025 menjadi tahun keempat dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkulu Selatan 2021-2026. Kami berharap dokumen ini bisa menjadi pedoman yang komprehensif dalam mewujudkan visi ‘Masyarakat Madani Menuju Bengkulu Selatan Elok, Maju, Aman, Sejahtera berlandaskan Cinta BS’,” ungkap Fikri.

Forum ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, akademisi, dunia usaha, serta perwakilan organisasi masyarakat dan lembaga lainnya. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam proses perencanaan pembangunan, yang akan memastikan kebijakan yang dihasilkan lebih inklusif, demokratis, dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Rifai Tajuddin berharap hasil dari forum ini akan dapat memperkuat pembangunan daerah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Bengkulu Selatan. 

"Semoga setiap upaya pembangunan yang kita lakukan dapat membawa manfaat bagi masyarakat, dan kita terus menjaga semangat gotong royong untuk mewujudkan Bengkulu Selatan yang lebih maju," tandasnya.

Kegiatan forum konsultasi publik ini diharapkan dapat memberikan legitimasi pada kebijakan yang dihasilkan, sekaligus meminimalisir potensi konflik akibat kebijakan yang tidak mempertimbangkan pandangan masyarakat.

 

Reporter: Cyntia

Editor: M Ichfan Widodo

Baca juga ...