Skip to main content

Tips Tanam Cabai Organik Berbuah Lebat

Tanaman cabai berbuah lebat, Foto: Mita/Siberbengkulu.co

 

Ragam, Siberbengkulu.co -- Tanam cabai adalah proses menumbuhkan tanaman cabai di lahan pertanian atau ruang tanam. Tanaman cabai merupakan tanaman hortikultura yang termasuk suku terung-terungan dan berbentuk perdu. 

Tanaman cabai dapat ditanam dengan berbagai metode, seperti konvensional atau menggunakan teknik bertanam modern. 

Seperti diketahui salah satu tanaman yang mudah ditanam, memiliki nilai ekonomis yang tinggi, serta dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga. Selain itu, cabai juga memiliki manfaat kesehatan karena mengandung vitamin C dan antioksidan.

Cabai yang ditanam di dataran rendah dapat dipanen pertama kali setelah cabe berumur 70-75 hari, sedangkan cabai yang ditanam di dataran tinggi baru dapat dipanen untuk pertama kalinya setelah cabai berumur 4-5 bulan. Setelah itu, barulah panen dapat dilakukan 3-4 hari sekali secara rutin.

Secara normal, frekuensi panen dapat dilakukan 12 – 20 kali sampai tanaman berumur 6 – 7 bulan. Selain varietas, masa panen cabe juga sangat tergantung kepada keadaan pertanaman dan perlakuan yang diberikan terhadap tanaman.

Berikut tips tanaman cabai organik berbuah lebat:

1. Media tanam tanah, sekam bakar atau cacahan arang kayu, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1

2. Ukuran polybag minimal 35×35 semakin besar semakin bagus.

3. Lakukan pengendalian hama sejak dini rutin dari umur bibit sekitar 15 HST seminggu sekali dengan menggunakan bahan organik yaitu rendaman kulit bawang merah/estrak, rendaman tembakau.

4. Saat fase vegetatif/pertumbuhan gunakan Pupuk organik cair seminggu sekali dengan bahan;

- Kotoran kambing/ayam+serasah daun kering+daun hijau (bebas bisa gulma atau sisa sisa sayuran) dijadikan satu pada wadah rendam fermentasi sekitar 15 hari, untuk pemakaian kocor di campur air perbandingan 1:3

5. Fase generatif/pembungaan gunakan pupuk di poin no.4 kotoran kambing(ayam) di ganti dengan kulit pisang matang + pupuk kompos di area batang secukupnya dari ampas fermentasi atau kompos beli kemasan.

 

Reporter : Rahmita Dwi Kurnia 

Editor: M Ichfan Widodo 

Tags

Baca juga ...