Skip to main content

Kue Pukis: Sejarah, Resep, dan Cara Membuatnya

Kue Pukis. Foto: Lentera/Siberbengkulu.co

 

Ragam, Siberbengkulu.co --  Kue Pukis adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang terkenal dengan rasa manis dan tekstur yang lembut. Kue ini biasanya disajikan dalam bentuk setengah lingkaran dan memiliki tekstur yang agak padat namun tetap ringan di mulut. Pukis bisa ditemukan di pasar tradisional atau warung jajanan, dan sering dijadikan camilan di berbagai acara.

Sejarah Kue Pukis

Asal-usul Kue Pukis kurang begitu jelas, tetapi kue ini sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kuliner khas Indonesia. Nama "pukis" sendiri diperkirakan berasal dari kata "pukis" dalam bahasa Jawa yang berarti berbentuk bulat atau cekung, merujuk pada bentuk kue yang setengah lingkaran. Kue Pukis pertama kali dikenal di daerah Jawa, namun kini sudah tersebar ke berbagai wilayah di Indonesia dengan beberapa variasi rasa dan bahan.

Bahan Utama Kue Pukis

Kue Pukis terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan, di antaranya:

  • Tepung terigu sebagai bahan dasar utama.
  • Telur untuk memberikan kelembutan dan kekayaan rasa.
  • Santan atau susu cair, yang memberi rasa gurih dan tekstur lembut pada kue.
  • Gula pasir untuk rasa manis.
  • Ragi untuk membantu kue mengembang dengan baik.
  • Vanili sebagai bahan perasa yang menambah aroma.

Cara Membuat Kue Pukis

Untuk membuat Kue Pukis, ada beberapa langkah yang harus diikuti. Berikut adalah resep sederhana untuk membuat kue pukis:

Bahan-Bahan:

  • 250 gram tepung terigu
  • 2 butir telur
  • 100 gram gula pasir
  • 100 ml santan kental
  • 1 sendok teh ragi instan
  • ½ sendok teh vanili bubuk
  • 200 ml air hangat
  • ¼ sendok teh garam
  • Margarin cair atau minyak untuk olesan

Cara Membuat:

  1. Mempersiapkan Ragi: Campurkan air hangat dengan ragi dan sedikit gula pasir, aduk rata, kemudian diamkan selama 10-15 menit hingga berbuih.
  2. Membuat Adonan: Dalam wadah besar, kocok telur dan gula pasir hingga mengembang. Masukkan tepung terigu sedikit-sedikit sambil diayak. Tambahkan santan, vanili, dan garam. Aduk rata hingga adonan menjadi halus.
  3. Mencampurkan Ragi: Masukkan campuran ragi yang sudah mengembang ke dalam adonan tepung, lalu aduk kembali hingga tercampur rata. Diamkan adonan selama sekitar 30-45 menit hingga adonan mengembang.
  4. Memanggang Kue Pukis: Panaskan cetakan kue pukis atau cetakan mini pancake di atas kompor dengan api kecil. Oleskan margarin pada cetakan. Setelah panas, tuangkan adonan ke dalam cetakan dan biarkan hingga adonan mengembang dan bagian bawahnya kecoklatan.
  5. Penyelesaian: Setelah bagian bawah kue matang, balikkan kue dan masak hingga kedua sisi matang sempurna. Angkat dan sajikan.

Variasi Kue Pukis

Kue Pukis dapat disesuaikan dengan berbagai tambahan bahan untuk menambah cita rasa. Beberapa variasi yang populer antara lain:

  • Kue Pukis Cokelat: Dengan menambahkan bubuk kakao atau cokelat leleh di dalam adonan.
  • Kue Pukis Keju: Dengan topping keju parut di atas kue yang baru saja matang.
  • Kue Pukis Pandan: Dengan menambahkan pasta pandan pada adonan untuk rasa dan warna yang unik.
  • Kue Pukis Kacang: Dengan tambahan kacang tanah tumbuk di dalam adonan atau sebagai topping.

Kue Pukis adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang memiliki rasa manis, lembut, dan tekstur kenyal. Mudah dibuat dengan bahan-bahan sederhana, kue ini bisa dinikmati sebagai camilan di berbagai kesempatan. Variasi rasa dan topping memberikan banyak pilihan untuk mencicipi Pukis dengan cara yang berbeda. Cobalah resep ini di rumah, dan nikmati sensasi kenikmatan Kue Pukis yang khas!

 

Reporter: Lentera Nindya M

Editor: M Ichfan Widodo

Baca juga ...