Skip to main content

Harga Emas Antam dan UBS Stagnan di Pegadaian

Emas antam. Foto: Mita/Siberbengkulu.co

Ekonomi, Siberbengkulu.co -- Harga emas batangan 24 karat baik dari Antam maupun UBS terpantau stagnan pada perdagangan hari ini, Selasa (22/10/2024). Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat Antam ukuran terkecil, yaitu 0,5 gram, dijual dengan harga Rp828.000, sama dengan harga pada perdagangan sebelumnya, Senin (21/10).

Sementara itu, emas 24 karat UBS ukuran 0,5 gram juga tidak mengalami perubahan harga, dibanderol seharga Rp803.000.

Untuk ukuran 1 gram, harga emas Antam 24 karat di Pegadaian tetap di angka Rp1.552.000, sedangkan emas UBS sedikit mengalami kenaikan Rp1.000, menjadi Rp1.486.000.

Harga emas 24 karat dengan ukuran lebih besar, seperti 5 gram, juga terpantau stagnan. Emas Antam dengan berat 5 gram dijual seharga Rp7.529.000, sementara cetakan UBS dijual seharga Rp7.281.000, naik Rp5.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Untuk ukuran 10 gram, harga emas batangan Antam tercatat sebesar Rp15.001.000, sedangkan emas UBS dihargai Rp14.485.000. Pada ukuran 50 gram, emas Antam dibanderol Rp74.667.000, sementara UBS dijual seharga Rp72.131.000. Sedangkan untuk ukuran 100 gram, emas Antam dijual seharga Rp149.253.000, sementara emas UBS dihargai Rp144.204.000.

Harga emas terbesar yang tersedia di Pegadaian, yaitu 1.000 gram cetakan Antam, terpantau di harga Rp1.490.965.000. Sementara itu, emas UBS dalam ukuran ini masih belum tersedia.

Pembelian emas di Pegadaian dapat dilakukan baik melalui outlet fisik Pegadaian maupun secara daring melalui aplikasi Pegadaian yang tersedia di Playstore atau Appstore. Pembeli juga diharuskan untuk mengisi formulir pembukaan rekening tabungan emas dan melampirkan KTP atau paspor.

Pegadaian menawarkan berbagai pilihan emas tabungan yang dapat dicetak dalam bentuk batangan jenis Antam, UBS, Galeri 24, UBS Disney, Lotus Archi, dan Dinar dengan berbagai ukuran, mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram, serta keping emas seperti 1/4, 1/2, dan 1 Dinar.

 

Reporter: Rahmita Dwi Kurnia 

Editor: M Ichfan Widodo

Baca juga ...