Skip to main content

Gejala Darah Tinggi (Hipertensi)

Gejala Darah Tinggi (Hipertensi). Foto: Lentera/Siberbengkulu.co

 

Ragam, Siberbengkulu.co -- Hipertensi atau darah tinggi adalah kondisi medis yang terjadi ketika tekanan darah seseorang terus-menerus tinggi melebihi batas normal. Tekanan darah terdiri dari dua angka, yaitu tekanan sistolik (angka atas) yang menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah, dan tekanan diastolik (angka bawah) yang menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara dua detak. Hipertensi umumnya tidak menampakkan gejala yang jelas, sehingga sering disebut sebagai "silent killer". Namun, pada beberapa kasus, hipertensi dapat menyebabkan gejala tertentu. Berikut adalah gejala-gejala yang bisa muncul akibat darah tinggi:

1. Sakit Kepala

Salah satu gejala yang sering dialami penderita hipertensi adalah sakit kepala, terutama di bagian belakang kepala. Sakit kepala ini biasanya terjadi pada pagi hari dan bisa cukup parah.

2. Pusing atau Vertigo

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan rasa pusing atau bahkan vertigo, yaitu perasaan berputar atau tidak stabil. Ini terjadi karena gangguan aliran darah ke otak.

3. Sesak Napas

Hipertensi dapat mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah dengan efisien. Akibatnya, seseorang bisa merasa sesak napas, terutama saat beraktivitas fisik atau dalam kondisi istirahat.

4. Mudah Lelah

Penderita hipertensi sering kali merasa cepat lelah meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat. Hal ini disebabkan oleh jantung yang bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

5. Penglihatan Kabur

Peningkatan tekanan darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah kecil di mata, yang dapat menyebabkan penglihatan kabur atau gangguan penglihatan lainnya.

6. Nyeri Dada

Meskipun lebih sering dikaitkan dengan penyakit jantung, nyeri dada juga dapat menjadi gejala hipertensi yang lebih serius. Ini mungkin menandakan masalah pada jantung yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

7. Darah dalam Urine

Pada beberapa kasus hipertensi yang parah, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, yang dapat menyebabkan darah muncul dalam urine.

8. Detak Jantung Tidak Teratur

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan pada irama jantung, seperti detak jantung yang cepat atau tidak teratur, yang dikenal dengan aritmia.

9. Telinga Berdenging (Tinnitus)

Beberapa penderita hipertensi melaporkan mendengar suara berdenging di telinga (tinnitus), meskipun ini lebih jarang terjadi.

10. Mual dan Muntah

Hipertensi yang sangat tinggi juga dapat menyebabkan mual dan muntah, terutama jika tekanan darah naik dengan sangat cepat.

Penyebab dan Faktor Risiko Hipertensi

  • Faktor genetik: Riwayat keluarga dengan hipertensi meningkatkan risiko seseorang terkena hipertensi.
  • Usia: Semakin tua usia seseorang, semakin besar kemungkinan untuk mengalami hipertensi.
  • Diet tinggi garam: Makanan yang mengandung banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Kurang aktivitas fisik: Gaya hidup yang kurang bergerak dapat meningkatkan berat badan dan tekanan darah.
  • Konsumsi alkohol dan merokok: Kedua kebiasaan ini dapat memperburuk kondisi hipertensi.

Pencegahan dan Pengobatan

Hipertensi dapat dicegah dengan menjaga gaya hidup sehat, termasuk:

  • Mengonsumsi makanan sehat, rendah garam, dan kaya serat.
  • Rutin berolahraga.
  • Mengelola stres dengan cara yang sehat.
  • Menghindari alkohol dan merokok.

Jika tekanan darah sudah tinggi, dokter akan meresepkan obat antihipertensi untuk membantu mengontrolnya. Pemeriksaan rutin dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, atau kerusakan ginjal.

Hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, namun gejala-gejala seperti sakit kepala, pusing, atau sesak napas dapat menjadi tanda bahwa tekanan darah Anda terlalu tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksakan tekanan darah secara rutin, terutama jika Anda memiliki faktor risiko hipertensi.

 

Reporter: Lentera Nindya M

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...