Skip to main content

Pererat Suasana Lebaran, Gubernur Gelar Silaturahmi Bersama Driver

Gubernur Rohidin Mersyah menggelar silahturahmi bersama sopir (driver) kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu di Caffee Jenonk Bengkulu pada Senin, 15/04/2024. (Foto: Lentera)

Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Mempererat suasana kebersamaan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, Gubernur Rohidin Mersyah menggelar silahturahmi bersama sopir (driver) kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu di Caffee Jenonk Bengkulu pada Senin, 15/04/2024.

Pada sambutanya, Gubernur Rohidin mengatakan peran sopir (driver) kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat penting dalam berkendara dan menjaga keselamatan para pimpinan mereka.

Malam ini secara spontan saya mengajak silahturahmi para sopir (driver) di lingkup OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah (halal bihalal). Posisi driver itu sangat penting, (driver) selain pengemudi juga harus memeriksa kalau perjalanan jauh, kondisi angin, ķondisi mesin dalam keadaan seperti apa. Nanti, kalian sampaikan kepada pimpinan jangan diamkan karena nanti kalau kecelakaaan itu bahaya sekali tolong betul-betul diperhatikan, jangan baru kecelakaan baru disampaikan (keadaan kondisi mesin)," sampai Gubernur.

Selain menekankan, peran sopir (driver) sangat penting dalam menjaga keselamatan, Gubernur Rohidin juga mengingatkan para sopir untuk tidak mengambil segala bentuk risiko pada saat keadaan lelah berkendara.

Tujuannya, risiko besar kecelakaan pada saat dalam keadaan berkendara juga dapat ditekan sedini mungkin.

Selain tekanan, peran pengemudi (driver) sangat penting dalam menjaga keselamatan, Gubernur Rohidin juga mengingatkan para pengemudi untuk tidak mengambil segala bentuk risiko pada saat kondisi lelah berkendara.

Artinya, risiko besar kecelakaan pada saat dalam keadaan berkendara juga dapat ditekan sesedikit mungkin.

"Kemudian kalau dalam suasana lelah istirahat jangan dipaksa, itu risiko sangat besar (kecelakaan) sering terjadi. Terakhir juga, (sopir/driver) jangan gaya-gayaan, gaya-gayaan itu kebut-kebutan dipancing sopir jalanan ngebut sedikit kita ikut ngebut, itu jangan. Kita juga harus mempertimbangkan keselamatan," tutupnya. 

 

Editor: Arif Dwi Septian

Reporter : Lentera Nindya M

Baca juga ...