Skip to main content

Dodi Antoni Temukan Jalan Rusak di Kisaran, Pertanyakan Penggunaan Anggaran Dinas PUTR Asahan

Dodi Antoni Temukan Jalan Rusak di Kisaran, Pertanyakan Penggunaan Anggaran Dinas PUTR Asahan. Foto: Kurnia/Siberbengkulu.co

Asahan, Siberbengkulu.co -- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (DPP LSM GEMMAKO Asahan Sumut RI), Dodi Antoni, kembali menerima laporan dari warga terkait kondisi jalan rusak parah dan berlubang di beberapa titik wilayah Kabupaten Asahan, tepatnya di seputaran Kota Kisaran.

Titik jalan yang dimaksud adalah:

  1. Jalan Durian, Lingkungan 4, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur.
  2. Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kisaran Kota, Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Dalam keterangan yang diberikan pada Senin (17/03/2025), Dodi Antoni mengungkapkan bahwa warga sudah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut, yang sudah rusak parah dan berlubang, namun belum ada perbaikan yang signifikan. Dodi juga menegaskan bahwa jalan-jalan ini sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan, meskipun anggaran untuk perbaikan infrastruktur kabupaten yang berasal dari APBD, APBD-P, dan APBN sangat besar.

"Saya sangat heran dengan kinerja Dinas PUTR Kabupaten Asahan. Seolah-olah mereka menutup mata atau bahkan ada dugaan persekongkolan jahat terkait penggunaan anggaran. Di tengah adanya alokasi dana yang cukup besar, masih saja ditemukan jalan yang rusak parah dan berlubang, terutama di wilayah pusat kota Kisaran," ujar Dodi Antoni.

Dia juga meminta agar aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan atas laporan-laporan masyarakat terkait infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Asahan. Dodi mengungkapkan bahwa kerugian ekonomi akibat kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh jalan rusak sangat besar, dengan estimasi mencapai Rp 448-470 triliun pada tahun 2023, yang berpotensi disalahgunakan untuk praktik korupsi.

"Saya meminta agar Bupati Asahan, DPRD Kabupaten Asahan, dan Gubernur Sumatera Utara untuk segera menindaklanjuti masalah ini. Terutama saya mendesak agar Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan, Agus Jaka Putra, yang saya duga terindikasi korupsi, segera dicopot dari jabatannya. Saya juga meminta agar pihak Kejaksaan Negeri Kisaran dan Kapolres Asahan memeriksa harta kekayaan beliau selama menjabat, karena ada dugaan markup anggaran untuk proyek jalan," cetus Dodi Antoni dengan tegas.

Dodi berharap agar laporan tersebut mendapat perhatian serius dari semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, agar tidak ada lagi penyalahgunaan anggaran yang merugikan masyarakat serta keselamatan pengguna jalan.

 

Reporter: Kurnia Afdillah 

Editor: M Ichfan Widodo

Baca juga ...