Teka-Teki Proyek Jembatan Siluman di Desa Sungai Lama, Asahan: Kades dan Dinas PUTR Klaim Proyek Milik Masing-Masing
Asahan, Siberbengkulu.co -- Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Sungai Lama menuju Desa Perkebunan Hessa di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik setelah jembatan tersebut viral di media sosial. Jembatan yang mengalami kerusakan dan telah memakan korban dengan 8 kendaraan terperosok, kini tengah dibangun kembali, namun tanpa adanya papan informasi anggaran atau rincian sumber dana proyek yang jelas.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Sungai Lama, Bangun Hasibuan, menyatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Asahan. Namun, ketika pihak Dinas PUTR Kabupaten Asahan dihubungi, seorang pegawai yang hanya disebut dengan inisial AA mengatakan bahwa proyek tersebut adalah tanggung jawab Kepala Desa Sungai Lama.
Ketua Umum DPP LSM GEMMAKO Asahan Sumut RI, Dodi Antoni, menyatakan kecurigaan adanya penyimpangan terkait sumber anggaran proyek tersebut. Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Asahan untuk segera melakukan pengecekan di lokasi dan mengusut tuntas dugaan adanya ketidakjelasan sumber dana pembangunan jembatan tersebut.
"Kami berharap APH serius dalam mengevaluasi proyek ini, karena ada kemungkinan besar terjadinya kerugian keuangan negara. Jangan biarkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab bermain-main dengan APBD dan APBN. Keterbukaan informasi publik harus dijunjung tinggi," tegas Dodi Antoni.
Sebagai bentuk pengawasan, LSM GEMMAKO Asahan juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawasi perkembangan infrastruktur di wilayah Kabupaten Asahan. Dodi juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk melaporkan setiap proyek pembangunan di wilayah mereka jika ada yang mencurigakan atau tidak transparan.
"Jika ada pembangunan apapun di daerah kalian, laporkan segera ke nomor saya: HP/WA 082239082928," pungkasnya.
Pembangunan jembatan di Desa Sungai Lama ini masih menjadi perdebatan antara Kepala Desa dan Dinas PUTR Kabupaten Asahan, yang hingga kini belum memberikan klarifikasi resmi mengenai asal-usul dana dan status proyek tersebut. Pemerintah Kabupaten Asahan diharapkan segera memberikan penjelasan yang jelas untuk menghindari spekulasi yang berkembang di masyarakat. (Red/Tim)
- 250122 views
