Pemprov Apresiasi GP Ansor Bengkulu, Rosjonsyah Sampaikan Hal ini
Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu apresiasi GP Ansor Bengkulu, hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah pada Pembukaan Konferwil VII Pimpinan Wilayah GP Ansor Bengkulu di Asrama Bengkulu, Selasa (1/9/2024) malam.
Rosjonsyah meyakini bahwa di bawah bimbingan para ulama dan tokoh masyarakat, Ansor akan terus menjadi kekuatan penting dalam pembangunan daerah.
"Saya berharap Konferwil VII GP Ansor Bengkulu ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis, baik untuk organisasi maupun masyarakat Bengkulu, sehingga kita dapat mencegah perpecahan dan menjaga persatuan, terutama menjelang Pilkada," ujar Rosjonsyah.
Sejak didirikan pada tahun 1934, Ansor telah konsisten berperan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa.

"Di Bengkulu, GP Ansor telah menunjukkan kiprah nyata dalam berbagai bidang, baik dalam aspek keagamaan, sosial, maupun kemasyarakatan. Kader-kader Ansor secara konsisten aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang membantu masyarakat serta turut berperan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di daerah ini," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Bengkulu, H. M. Soleh, menyampaikan bahwa dinamika selama masa kepengurusan cukup panjang, termasuk berbagai tugas yang telah dilaksanakan maupun yang belum terselesaikan.
Konferwil VII GP Ansor Bengkulu ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi program-program yang telah berjalan serta merumuskan kebijakan baru yang relevan guna menghadapi tantangan zaman.
"Konferensi ini diharapkan menjadi forum lahirnya gagasan-gagasan inovatif yang dapat memperkuat peran Ansor di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang di daerah kita," ujar Soleh.
"Kesempatan ini tentunya akan menjadi bagian penting dari sejarah kita semua, sebagai langkah bersama dalam menata organisasi ini ke arah yang lebih baik," tambahnya.
Editor: M Ichfan Widodo
Reporter : Rahmita Dwi Kurnia
- 250105 views