Perkebunan di Dekat Pasar Kuliner Tais Terbakar
Seluma, Siberbengkulu.co -- Musim kemarau yang saat ini terjadi di wilayah Kabupaten Seluma membuat lahan cepat terbakar. Musibah kebakaran lahan kembali terjadi, lantaran minimnya intensitas curah hujan yang membuat rerumputan dan ilalang mudah terbakar.
Kebakaran lahan yang kembali terulang di areal perkebunan di tepi jalan dekat lokasi Taman Kuliner Kota Tais. Pada Sabtu (23/9) siang, kebakaran lahan tersebut sempat menghanguskan kurang lebih dua hektar lahan semak belukar dan perkebunan kelapa sawit. Api baru dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Setelah armada unit pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman api.
Kebakaran lahan ini menghanguskan areal perkebunan kelapa sawit, seluas kurang lebih dua hektare yang berada di sepanjang jalan simpang Taman Kuliner Tais yang berada di Kelurahan Talang Saling menuju ke arah Mandi Angin Kelurahan Napal, Kecamatan Seluma Kota.
"Setelah kita mendapatkan informasi, anggota kita langsung menuju ke lokasi dan melakukan upaya pemadaman api yang sudah meluas," sampai Kabid Damkar Kabupaten Seluma, Elman Gustian.
Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran lahan ini. Api dengan cepat merambat ke rumput ilalang yang sudah mengering, karena tiupan angin. Kebakaran lahan ini juga menyebabkan kepulan asap pekat yang menyelimuti pemukiman warga setempat.
Kebakaran lahan ini baru dapat dikendalikan. Setelah personel unit pemadam kebakaran Tais turun ke lokasi kejadian yang dibantu oleh anggota Kepolisian Polsek Seluma dan masyarakat, untuk melakukan pemadaman api.
"Armada kita sampai saat ini siap siaga dalam situasi cuaca dan iklim ekstrem saat ini. Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak sembarang membuat puntung rokok atau membakar sampah tanpa diawasi. Agar api tidak melebar hingga menyebabkan kebakaran lahan," himbaunya.
Selain membantu proses pemadaman pada kebakaran lahan. Pihaknya juga senantiasa siaga membantu apabila masyarakat memerlukan air bersih untuk keperluan mck.
Sementara itu, sesuai perkiraan cuaca oleh BMKG Bengkulu. Musim hujan awal akan terjadi di bulan November mendatang. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitarnya. Terutama dengan tidak membakar sampah sembarangan, membuka lahan dengan cara dibakar, apalagi membuang puntung rokok sembarangan untuk menghindari kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas.
Editor: Arif Dwi Septian
Reporter : Suripno
- 250051 views
