Skip to main content

Pelaku Penusukan di Pasar Malam Kepahiang Ditangkap Dalam Waktu 90 Menit, Motif Dendam Lama Terungkap

Pelaku Penusukan di Pasar Malam Kepahiang Ditangkap Dalam Waktu 90 Menit, Motif Dendam Lama Terungkap. Foto: Ibnu/Siberbengkulu.co

 

Kepahiang, Siberbengkulu.co -- Seorang pelaku penusukan di Pasar Malam Kepahiang, yang terjadi pada Selasa malam, 7 Januari 2024, berhasil ditangkap dalam waktu 90 menit setelah kejadian. Pelaku yang diketahui berinisial GU, ditangkap oleh jajaran Polsek Kepahiang dan tim buser Elang Juvi Sat Reskrim Polres Kepahiang.

Kapolres Kepahiang, AKBP Eko Munarianto, melalui Kasat Reskrim, AKP Sujud Alif Yulamlam, menyampaikan bahwa setelah penangkapan, motif penusukan ini mulai terungkap. Diketahui bahwa aksi tersebut dipicu oleh dendam lama antara pelaku dan korban, Ogi Dedi, warga Desa Terik, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang.

"Untuk sementara, kami simpulkan bahwa penusukan ini terjadi karena adanya permasalahan yang sudah lama antara keduanya. Mereka sudah saling kenal," ujar Kapolres Kepahiang.

Peristiwa penusukan terjadi di kawasan Pasar Malam di Taman Santoso Kepahiang, tepatnya pada Selasa malam. Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri ke rumah keluarganya yang berada di Kelurahan Pensiunan, Kecamatan Kepahiang. Bahkan, saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku mencoba bersembunyi di atas plafon WC rumah keluarganya. Namun, berkat upaya cepat tim Polsek Kepahiang dan buser Elang Juvi, pelaku akhirnya berhasil diamankan.

"Pelaku sempat bersembunyi di atas plafon WC, namun akhirnya kami berhasil menangkapnya," ungkap Kasat Reskrim, AKP Sujud.

Dalam proses penyelidikan, terungkap bahwa sebelum penusukan, pelaku dan korban sempat terlibat perselisihan. Polisi juga berhasil mengamankan pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korban.

Korban, Ogi Dedi, yang mengalami luka tusuk lebih dari satu di bagian lengan kiri dan rusuk kiri, langsung dilarikan ke RSUD Kepahiang untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Pihak kepolisian kini melanjutkan penyelidikan lebih lanjut dan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari konflik yang dapat berujung pada tindakan kekerasan.

 

Reporter: Ibnu Hajar

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...