Skip to main content

Komunitas Bengkulu Gelar Kegiatan "Titik Temu" untuk Dukung Palestina

Komunitas Bengkulu gelar aksi solidaritas untuk Rakyat Palestina, Minggu (06/10). Foto: Mita/Siberbengkulu.co

 

Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Dalam rangka memperingati satu tahun tragedi kemanusiaan yang dilakukan oleh Zionis Israel terhadap rakyat Palestina, Komunitas di Bengkulu menggelar kegiatan “Titik Temu” dengan tema "Say It Louder Spirit For Palestine" di View Tower, Lapangan Merdeka, Kota Bengkulu, Minggu (06/10/24).

Acara ini diinisiasi oleh sejumlah komunitas di Bengkulu, di antaranya Rekanbaca.id, Baik Berisik Bengkulu, Forrest Bengkulu, PIB, Hive Bengkulu, Ruang Temu, FriendQu, dan KAMMI Daerah Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, yang hingga kini masih menghadapi kejahatan kemanusiaan, genosida, pembantaian, dan tragedi kemanusiaan lainnya akibat agresi militer Israel.

Wahyu Nurina, salah seorang inisiator kegiatan sekaligus panitia, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan Titik Temu ini adalah untuk menjaga semangat dalam menyuarakan kemanusiaan dan kemerdekaan bagi Palestina.

 "Kami mengadakan kegiatan ini dengan harapan agar semangat juang untuk Palestina tak pernah padam, terutama di daerah-daerah seperti Bengkulu. Semangat untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina harus terus disebarkan melalui berbagai bentuk kegiatan," ujar Ina, sapaan akrabnya.

Serangkaian kegiatan yang digelar dalam acara ini antara lain bedah buku tentang Palestina, menggambar dan mewarnai, membuat surat cinta untuk Palestina, doa bersama, serta kegiatan lainnya.

"Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita semua dapat tergerak untuk terus mendukung Palestina, baik sebagai sesama manusia maupun sebagai umat Islam. Kemanusiaan tidak boleh memilih-milih, dan semangat ini harus terus disuarakan," kata Ina.

Acara tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, yang turut hadir untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan mereka kepada Palestina.

 

Reporter: Rahmita Dwi Kurnia 

Editor: M Ichfan Widodo

Baca juga ...