Skip to main content

Kasus Bullying Marak Terjadi di SD Kota Bengkulu, Guru Serukan Langkah Cepat untuk Penanganan

Kasus bullying di lingkungan sekolah dasar, Foto: Ilustrasi/Siberbengkulu.co

 

Kota Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Kasus bullying di lingkungan sekolah dasar semakin marak terjadi, terutama di Kota Bengkulu. Hal ini menjadi perhatian serius para guru, seperti yang disampaikan oleh Martina, seorang guru di salah satu SD di kota tersebut. Menurutnya, penting bagi guru untuk segera mendeteksi dan mencegah potensi terjadinya bullying di sekolah.

"Guru-guru harus sensitif dalam melihat potensi perundungan. Jika terdeteksi, harus segera dicegah. Makanya, ada satgas khusus yang dibentuk di sekolah untuk menangani masalah ini," ujar Martina dalam wawancaranya pada Sabtu (2/11/2024).

Fenomena bullying di sekolah dasar, kata Martina, sering kali terjadi tanpa disadari, bahkan oleh anak-anak yang menganggapnya sebagai candaan. Redi, seorang guru lainnya, menyampaikan bahwa bullying kerap berawal dari hal-hal yang dianggap sepele, seperti perbedaan ekonomi dan masalah orang tua.

"Banyak sekali kasus bullying yang terjadi di sekolah. Kasus-kasus ini paling sering melibatkan siswa dari kelas 1 sampai kelas 6, dengan tema yang sering muncul adalah masalah ekonomi dan bahkan membuli orang tua siswa," jelas Redi.

Melalui upaya bersama antara guru, orang tua, dan siswa, diharapkan kasus bullying dapat diminimalkan. Dengan demikian, diharapkan tercipta suasana belajar yang lebih positif dan nyaman bagi seluruh siswa.

Tindakan preventif, seperti pembentukan satgas, serta komunikasi yang terbuka antara pihak sekolah dan orang tua menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dari tindakan perundungan.

 

Reporter: Lentera Nindya M

Editor: M Ichfan Widodo

Baca juga ...