Skip to main content

Didampingi Kadis Perdagangan, Bupati Cek Kondisi Pasar Ampera

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, SE.MM didampingi Kepala Dinas Perdagangan Binagransyah, MM menyambangi Pasar Ampera, Sabtu (20/04). (Foto: Aildil)

Bengkulu Selatan, Siberbengkulu.co -- Menindaklanjuti keluhan para pedagang dan masyarakat terkait adanya penertiban pasar yang dilakukan beberapa hari yang lalu harus cepat diselesaikan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, SE.MM didampingi Kepala Dinas Perdagangan Binagransyah, MM menyambangi Pasar Ampera, Sabtu (20/04).

Setelah dilihat secara langsung, memang kondisi tadi sudah tidak tertata. Untuk melihat sekaligus menanggapi laporan para pedagang sekaligus masyarakat terkait dengan penertiban para pedagang. 

"Apalagi  para pedagang yang dengan sengaja memakan badan jalan serta lahan parkir, sehingga sering terjadi kemacetan ataupun protes dari para pengguna jalan. Sementara kita sudah mempunyai (los) tempat berjualan di dalam lokasi pasar yang diizinkan yang beralas permanen dalam bentuk memajang dilengkapi dengan dinding pembatas ruangan atau tempat berjualan dan sebagai tempat berjualan barang atau jasa," papar Gusnan di Pasar Ampera.

Adapun tindaklanjut yang akan dilakukan, paparnya, segera berikan peringatan melalui Dinas Koperindag didampingi Satpol PP agar kiranya pedagang dapat tertib berjualan di dalam. Sehingga badan jalan bisa dipakai sebagaimana mestinya.

Kalaupun peringatan nanti tidak diindahkan, maka Pemerintah Bengkulu Selatan akan ambil tindakan tegas. Yaitu, dengan cara  menggusur.Hal seperti ini bukan hanya sekali dua kali lagi. Disini Pemerintah  meminta juga kepada adiak sanak(masyarakat/pedagang) yang bejualan jangan saling mengedepankan ego.

"Situasinya yang terjadi saling sikut. Kiri sikut kanan untuk  berdagang  paling depan agar cepat laku. Hal yang seperti inilah yang paling fatal. Akhirnya sampai badan jalan pun dipakai untuk berjualan.

"Belum lagi yang ngeyel ketika diberi tahu justru marah - marah. Terkadang  berbicara kasar terhadap pemerintah. Yang paling parah,baru selangkah petugas melakukan penertiban, pedagang justru kembali lagi menggelar lapaknya dipinggir jalan.Intinya, mari kita sama - sama menjaga. Setelah ditertibkan, jangan lagi membandel. Percayalah, rezeki yang ada tidak mungkin tertukar dimanapun kita berada," pungkas Gusnan. (Adv)

 

Editor: Arif Dwi Septian

Reporter : Aidil

Baca juga ...