Skip to main content

Bangunan Pamsimas di Desa Karang Anyar Terancam Tidak Terpakai, Warga Harapkan Kepedulian Pemdes

Bangunan Pamsimas di Desa Karang Anyar Terancam Tidak Terpakai, Warga Harapkan Kepedulian Pemdes. Foto: Ibnu/Siberbengkulu.co

 

Kepahiang, Siberbengkulu.co – Sebuah bangunan besar yang dibangun pada tahun 2020 di Desa Karang Anyar, Kecamatan Kepahiang, Bengkulu, kini mulai terkesan terbengkalai. Bangunan tersebut, yang dirancang untuk menyediakan akses air bersih bagi warga, mulai mengalami kerusakan dan tidak terawat. Rabu (02/04/2025).

Salah satu warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi Pamsimas tersebut. Menurutnya, banyak bagian dari bangunan yang belum selesai dipasang, termasuk instalasi pipa dan lainnya.

"Bangunan ini terkesan gagal. Masih banyak bagian yang belum terpasang dengan baik, sementara kami, sebagai masyarakat yang sangat membutuhkan sumber air bersih, berharap agar ada perhatian dari pemerintah desa untuk mengelola Pamsimas ini," ujar warga tersebut.  

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa meskipun program ini seharusnya bermanfaat bagi masyarakat, nyatanya hanya ada 13 rumah yang dapat memanfaatkannya, yang dianggap sangat kurang untuk sebuah program yang dirancang untuk masyarakat luas. 

Di sisi lain, pemilik tanah yang menghibahkan lahan tempat bangunan Pamsimas tersebut dibangun, juga merasa kecewa. "Sebelum pembangunan, saya diminta untuk menghibahkan lahan ini. Saya mendukung penuh program pemerintah pusat, tetapi jika Pamsimas ini tidak dapat dimanfaatkan, saya sangat menyayangkan keputusan tersebut," ungkapnya.  

Pamsimas yang dibangun di desa tersebut sudah tidak bisa dimanfaatkan selama lebih dari tiga bulan terakhir. Warga mengkhawatirkan nasib program ini mengingat air bersih di Desa Karang Anyar sangat terbatas.  

"Desa ini sangat kekurangan sumber air bersih. Kami berharap pemerintah desa bisa lebih peduli dan berupaya memperbaiki serta mengelola Pamsimas ini agar bisa kembali digunakan oleh masyarakat," tambahnya.  

Dengan kondisi yang semakin memprihatinkan, warga berharap agar pemerintah desa dapat turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini demi kesejahteraan masyarakat yang sangat membutuhkan akses air bersih.

 

Reporter: Ibnu Hajar

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...