Harga Cabe di Bengkulu Belum Stabil
Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Harga bahan pokok di Kota Bengkulu belum stabil, pasalnya dalam kurun waktu satu minggu terakhir, mengalami naik turun hal ini disebabkan karena stok di pasar yang melimpah, khususnya sayuran seperti cabe, tomat, bawang dan sayuran jenis lainnya, Sabtu (12/10).
Terpantau awak media di Pasar Panorama Bengkulu bahwa harga cabe merah kembali mengalami penurunan.
Hal ini disampaikan salah satu pedagang cabai di Pasar Panorama Bengkulu Lili (44), semenjak beberapa hari terakhir harga cabai mengalami penurunan kisaran Rp 10 ribuan perkilogramnya.
"Ya, beberapa hari ini harga cabe kembali turun. Kami jual sekarang dengan harga Rp 25 ribu per kilogram yang sebelumya diharga Rp 38 ribu perkilogram," ucapnya.
Turunnya harga cabe ini dipengaruhi stok dipasaran melimpah, para petani juga banyak yang berhasil panen raya sehingga para pedagang untuk mendapatkan cabai ini sangat mudah.
"Akhir-akhir ini faktor cuaca juga sangat mendukung, sehingga banyak petani yang berhasil panen raya. Dan juga pasokan cabai dari daerah kabupaten juga banyak," lanjutnya.
"Kami berharap dengan turunnya harga cabai ini para pembeli khususnya juga meningkat sehingga menambah omset penjualan," tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pembeli cabai Rini (38) menyebutkan, dengan turunnya harga cabe ini kami sangat bersyukur. Karena harga cabai murah, ya otomatis kami lebih bayak membeli akan cabai.
"Alhamdulillah harga cabe sekarang sudah murah, jadi kami membeli cabai sekali ke pasar bisa lebih banyak. Kebetulan saya juga membuka rumah makan jadi kebutuhan akan cabai itu lebih banyak untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk keperluan usaha ini," singkatnya.
Editor: M Ichfan Widodo
Reporter : Rahmita Dwi Kurnia
- 250104 views
