Skip to main content

Bupati Asahan Buka Pesantren Kilat SMP Tahun 2026: Upaya Penguatan Mental Spiritual Pelajar

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (07/03) di Darussalam Islamic School Kisaran ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si.

Asahan, Siberbengkulu.co -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar program Pesantren Kilat Ramadhan bagi pelajar tingkat SMP se-Kabupaten Asahan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (07/03) di Darussalam Islamic School Kisaran ini dibuka secara resmi oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam ekosistem pendidikan guna membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia dan berdaya saing.

Penekanan pada Pendidikan Karakter
Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan urgensi keseimbangan antara pendidikan akademik dan pendidikan agama. Beliau menyatakan bahwa pelajar tidak cukup hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga harus memiliki ketangguhan moral dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

"Kami mendorong para pelajar untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pengembangan diri. Kedisiplinan, kejujuran, dan ketaqwaan yang dipupuk selama pesantren kilat ini harus terus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Bupati.

Bupati berharap, melalui pendidikan karakter berbasis religi ini, para siswa dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Skala Program dan Aksi Kepedulian Sosial
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, melaporkan bahwa kegiatan ini melibatkan 200 siswa-siswi yang menjadi delegasi dari 119 sekolah menengah pertama di wilayah Kabupaten Asahan. Program ini dilaksanakan secara intensif selama dua hari, mulai dari 7 hingga 8 Maret 2026.

Sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, momentum pembukaan kegiatan ini juga diselingi dengan aksi sosial. Bupati menyerahkan sejumlah bantuan berupa:

Paket Pangan Sosial bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dan kaum dhuafa.

Mushaf Al-Qur’an kepada para mustahik di sekitar lokasi kegiatan.

Melalui sinergi antara kegiatan pendidikan dan bantuan sosial ini, Pemkab Asahan menunjukkan kepedulian yang holistik, baik terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia muda maupun terhadap kesejahteraan masyarakat kurang mampu. (Sumartini)

Tags

Baca juga ...